Sabtu, 20 Desember 2014

Tokopedia Protes Bisnis Online Kena Pajak

Co-Founder And Director PT Tokopedia Leontinus Alpha Edison mengaku tidak sepakat dengan penerapan pajak bagi para pebisnis online di Indonesia. Pasalnya, saat ini sejumlah pebisnis online di Indonesia baru saja tumbuh sehingga jika kenakan pajak akan terikat.

"Tidak sepakat dengan pajak bagi bisnis online. Untuk saat ini jangan dulu lah. Kan pebisnis online di Indonesia baru saja tumbuh," kata Leontinus saat “Tokopedia Roadshow 2014” di Surabaya.
Menurutnya, penerapan pajak itu bisa dilakukan ketika banyak pebisnis Online sudah kuat. Pemerintah harus membantu untuk penyiapan infrastruktur berupa akses internet. Jika sudah kuat, dengan sendirinya pajak bagi pebisnis online bisa diterapkan.

"Ibaratnya, dengan pajak bisnis online akan mengikat. Jadi biarkan mereka berkembang dahulu," sebutnya.
Dia mencontohkan, secara teknis beberapa perusahaan bisnis Online juga telah membayar pajak meskipun tidak secara langsung. Kata Leontinus, dalam setiap pembayaran gaji karyawan juga selalu membayar pajak penghasilan.

"Artinya tokopedia juga sudah membayar pajak. Layanan tokopedia juga bukan komersil. Jadi pajak bisnis online tidak perlu dulu," tambahnya.
Direktur Peraturan Perpajakan Direktorat Jenderal Pajak, John Hutagaol mengatakan pemisahan ini akan mengacu kepada peraturan internasional. Selain itu, lanjutnya, kebijakan ini membutuhkan sinkronisasi dengan negara lain.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar